Kementrian Ekonnomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang diwakili oleh Ibu Yuke Sri Rahayu, S.SOS, M.A. selaku Deputi Bidang Kreatifitas Budaya dan Desain menerima audensi dengan Puri coffee yang diwakili oleh I Gusti Ngurah Agung Aditya Naradipta selaku pimpinan perusahaan. Pada kesempatan itu Ibu Yuke berdiskusi mengenai pemasaran dan peluang yang besar di dunia Internasional.
Kopi adalah produk minuman seperti kebutuhan pokok, hampir yang menikmati kopi setiap hari meminum kopi, disamping itu juga kopi menjadi life style dikehidupan saat ini, mulai dari meeting kerja, tempat membuat tugas anak anak kuliah atapun sebagai tempat nongkrong bagi anak muda.
APRESIASI BAPAK GUBERNUR BALI (I WAYAN KOSTER) KEPADA PURI COFFEE
Pada hari Rabu, 16 July 2025 Bapak Gubernur Bali I Wayan Koster menerima Audensi dari Puri Coffee diwakili oleh I Gusti Ngurah Agung Aditya Naradipta, untuk membahas rencana pameran Festival Produk oleh oleh Khas Bali. Bapak Wayan Koster memberikan apresiasi kepada Puri coffee sudah dapat memasarkan pruduknya hingga ke mancanegara. Pak Koster optimis produk UMKM dapat mendongkrak perekenomian masyrakat Bali.
Selain itu program Festival produk oleh oleh Khas Bali, perwakilan dari Puri coffee juga mengajukan adanya toko di Air Port NGurah Rai, karena dengan tempat yang strategis pemasaran akan lebih optimal. Mengingat saat ini pemsaran melalui Air port sangat susah untuk dimasuki oleh pengusaha lokal.
DAERAH PENGHASIL KOPI DI BALI
Bali yang memiliki luas wilayah kurang lebih 5.590 km persegi, terdiri dari Pegunungan dan memiliki 4 danau vilkanis. Untuk jenis kopi Arabika tumbuh di ketinggian di atas 1.000 Meter di atas permukaan laut, daerah penghasil Kopi Arabika di Bali antara lain : Kintamani, Bedugul dan Plaga. Sedangkan Rubusta tumbuh di suhu sedang atau di ketinggian 400 sampai dengan 800 Meter di atas permukaan laut. Daerah penghasil Robusta di Bali antara lain : Pupuan, Busungbiu dan Luwus.
MENGENAL JENIS KOPI YANG ADA DI INDONESIA
Pada Era zaman Belada, kopi di Indonesia terdiri dari Empat jenis kopi yaitu : Arabika, Robusta, Liberika dan Exelsa. Namun seiring berkembangnya zaman kopi yang dipertahankan adalah jensi Arabika dan Robusta. Alassan kenapa Arabika diperthankan adalah yang Pertama karena mempunyai musim panen yang pasti dan berjumlah besar, rasa dari Arabika yang paling sempurna. Jika Robusta mempunyai produksi buah yang paling banyak, memiliki karakter rasa yang cocok jika dipadukan dengan susu, maka dari itu dua jenis kopi ini yang dibudidayakan hingga saat ini.
CARA MEMELIHARA TANAMAN KOPI JENIS ARABIKA
Pohon kopi dapat tumbuh dengan baik cukup dengan memotong batang setinggi lengan kita, batang hanya satu dan memelihara ranting – ranting yang akan menghasilkan buah. Tinggi pohon kurang lebih 150 Centi Meter dan panjang ranting hingga 150 Centi Meter. Jarak anatara tanaman kurang lebih 3 Meter.
MENGERINGKAN GREEN BEAN
Mengeringkan biji kopi yang baik adalah dengan menggunakan rumah plastik, dimana dengan menggunakan rumah plastik, biji kopi tidak akan terkena air hujan. Biji kopi yang terkena hujan dapat menyebabkan jamur, sehingga mengurangi rasa kopi pada saat disajikan.





